Apakah ada batasan untuk mentransfer file melalui Remote Desktop? Di artikel ini, kami mengungkap batas transfer file Remote Desktop. Selain itu, kami juga memperkenalkan alternatif RDP terbaik untuk membantu Anda mentransfer file antar komputer.
“Apa saja batasan transfer file Remote Desktop? Apakah ada batasan ukuran file yang dapat saya salin dan tempel melalui RDP (Remote Desktop) di Windows? Apakah mungkin untuk menyalin-menempel file misal berukuran 4 GB melalui RDP? Ada batasan lainnya?”
Ada beberapa batasan transfer file RDP yang harus Anda ketahui jika Anda mencoba mentransfer file antara dua komputer melalui Remote Desktop. Berikut adalah tiga kendala utama:
Dengan asumsi kedua komputer berada di jaringan yang sama, mari kita lihat cara mengonfigurasi Remote Desktop untuk mentransfer file. Harap pastikan bahwa akses jarak jauh diaktifkan di komputer host Anda sebelum menggunakan alat ini.
Langkah 1. Pada laptop klien, cari Remote Desktop Connection di kotak Pencarian. Lalu buka.
Langkah 2. Pada antarmuka utama Remote Desktop Connection, buka tab Local Resources , dan centang Clipboard. Lalu klik More.
Langkah 3. Pada antarmuka Perangkat dan Sumber Daya Lokal, centang Drive dan klik OK.
Langkah 4. Kembali ke tab Umum . Masukkan alamat IP dan nama pengguna di antarmuka Sambungan Desktop Jarak Jauh untuk membuat koneksi.
Langkah 1. Pada desktop jarak jauh, pilih folder yang ingin Anda salin ke komputer lokal dengan mouse Anda, lalu tekan Ctrl + C untuk menyalin file.
Langkah 2. Buka desktop lokal Anda, lalu tekan Ctrl + V untuk menempelkan folder yang disalin. Inilah cara menyalin dan menempelkan folder dari desktop jarak jauh ke desktop lokal.
Langkah 1. Di dalam sesi Sambungan Desktop Jarak Jauh, drive lokal yang telah Anda pilih sebelumnya akan muncul di Windows Explorer pada komputer jarak jauh:
Langkah 2. Jalankan PowerShell di dalam sesi RDP Anda, dan jalankan perintah net use sederhana. Anda akan melihat drive yang dialihkan muncul.
Langkah 3. Jalankan perintah sederhana net use \tsclientuntuk memetakan drive ini secara nyata ke huruf drive jaringan.
Langkah 4. Sekarang jika Anda melihat di Windows Explorer, Anda akan melihat drive jaringan nyata yang dipetakan di bawah bagian Lokasi Jaringan Anda. Jika Anda menyalin file ke drive yang dipetakan di komputer jarak jauh, Anda dapat menemukan file tersebut di drive yang sama di komputer lokal Anda.
Jika Anda tidak tahan dengan batasan ukuran, kecepatan, dan jaringan transfer file Remote Desktop, Anda dapat mentransfer file besar antara komputer Windows menggunakan AnyViewer. Ini memiliki keunggulan berikut:
Langkah 1. Unduh, instal, dan jalankan AnyViewer pada kedua komputer Windows. Jika versi Anda lebih rendah, harap tingkatkan (upgrade) terlebih dahulu.
Langkah 2. Pada komputer Pengontrol (Controller), buka Masuk (Log in), lalu klik Daftar (Sign up). (Jika Anda sudah mendaftar di situs web resminya, Anda dapat langsung masuk.)
Langkah 3. Isi informasi pendaftaran.
Langkah 4. Selanjutnya, Anda dapat melihat bahwa Anda telah berhasil masuk ke AnyViewer. Perangkat Anda akan secara otomatis ditetapkan ke akun tempat Anda masuk.
Langkah 5. Pilih komputer target Anda, lalu klik Transfer File.
Langkah 6. Kemudian, kotak dialog Transfer File akan muncul. Jalur komputer Pengontrol ditampilkan di sebelah kiri kotak, dan jalur komputer Penerima ditampilkan di sebelah kanan. Anda dapat mentransfer file antarperangkat secara bebas dengan mengeklik panah setelah memilih file target.
Langkah 7. Anda dapat melihat status transfer di bagian bawah kotak dialog Transfer File. Klik kanan untuk menjeda atau menghapus tugas transfer. Kotak dialog dapat ditutup saat transfer selesai.
Apakah ada batasan untuk mentransfer file melalui Remote Desktop? Postingan ini utamanya mengungkap batasan transfer file Remote Desktop. Selain itu, kami juga memperkenalkan alternatif RDP terbaik AnyViewer untuk membantu Anda mentransfer file antar komputer. Jika Anda tertarik, coba sekarang juga