Quick Assist vs Remote Desktop
Quick Assist vs Remote Desktop, mana yang lebih baik? Baca postingan ini untuk membantu Anda memahami sepenuhnya perbedaan di antara keduanya dan memandu Anda membuat pilihan terbaik.
Quick Assist vs Remote Desktop: Apa perbedaannya?
“Apa perbedaan antara Quick Assist dan Remote Desktop? Microsoft menyediakan dua cara berbeda bagi pengguna untuk menerima dukungan teknis dari seseorang. Untuk apa? “
Seperti pengguna di atas, banyak orang akan bertanya-tanya mengapa ada dua fitur padahal keduanya memiliki fungsi yang sama. Windows Quick Assist vs Remote Desktop, bagaimana memilih di antara keduanya? Ikuti saya dan ketahui lebih banyak tentang keduanya.
Bagaimana cara kerja Quick Assist dan Remote Desktop masing-masing?
Sebelum perbandingan, mari kita ketahui cara kerja masing-masing.
Bagaimana cara menggunakan Quick Assist?
Quick Assist adalah fitur bawaan Windows yang memungkinkan seseorang berbagi perangkat mereka dengan orang lain melalui koneksi jarak jauh. Fitur ini memungkinkan seseorang terhubung dari jarak jauh ke perangkat pengguna, lalu melihat tampilannya, membuat anotasi, atau mengambil kendali penuh. Dengan cara ini, mereka dapat memecahkan masalah, mendiagnosis masalah teknis, dan memberikan instruksi kepada pengguna langsung di perangkat mereka. Di bagian ini, mari kita cari tahu cara menggunakan Quick Assist di Win 10.
Langkah 1. Di komputer Anda, cari “Quick Assist” di kotak pencarian dan buka. Jika Anda adalah orang yang memberikan bantuan, pilih “Assist another person” di bawah “Give assistance”.
Langkah 2. Masukkan akun Microsoft (buat satu jika belum memilikinya), klik “Next”. Kemudian masukkan kata sandi dan klik "Sign in". Setelah itu, Anda akan mendapatkan kode keamanan yang berlaku selama 10 menit.
Langkah 3. Bagi orang yang menerima bantuan, masukkan kode keamanan di antarmuka utama Quick Assist, lalu klik "Share Screen".
Langkah 4. Pilih "Full Control" atau "View Screen", lalu klik "Continue". Di PC jarak jauh, klik "Allow". Sekarang Anda dapat memberikan bantuan teknis atau menerima bantuan dari orang lain.
Bagaimana cara menggunakan Remote Desktop?
Remote Desktop adalah fitur bawaan Windows yang memungkinkan Anda mengontrol PC sendiri atau PC lain dari jarak jauh, tempat Anda dapat mengakses aplikasi, file, dan lainnya. Sekarang ikuti saya untuk mengetahui cara menggunakan Remote Desktop.
Langkah 1. Navigasi ke: Start > Settings > System > Remote Desktop dan aktifkan “Enable Remote Desktop”
Langkah 2. Cari “Remote Desktop Connection” di bilah pencarian, lalu buka.
Langkah 3. Ketik nama, alamat IP, dan nama pengguna PC Jarak Jauh, akhirnya Anda dapat mengendalikannya dengan sukses.
Catatan: Pastikan kedua komputer berada di LAN yang sama, jika tidak, Anda perlu meneruskan port.
Perbandingan mendetail antara Quick Assist dan Remote Desktop
Setelah memahami cara menggunakan Quick Assist di Windows 10 dan Remote Desktop masing-masing, mari kita lihat perbedaan spesifiknya
Perangkat Lunak/Fitur | RDP | Quick Assist |
Situasi penerapan | mendapatkan bantuan dan memberikan bantuan | untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh |
Perlu seseorang untuk menerima kendali | Tidak | Ya |
PC host jarak jauh akan dikunci | Ya | Tidak |
Perlu VPN/ penerusan port di jaringan yang berbeda | Ya | Tidak |
Pintasan Task Manager | Tidak | Ya |
Obrolan selama sesi | Ya | Tidak |
Kecepatan respons | Cepat | Lambat |
Kebutuhan jaringan | LAN | Melalui Internet |
Cara terhubung | kode keamanan | alamat IP dan nama |
Edisi Windows | Mendukung versi lebih tinggi | Mendukung win10 |
Pilihan terbaik: Perangkat lunak akses jarak jauh gratis dan praktis: AnyViewer
Setelah membandingkan kedua fitur di Windows, saya kira Anda telah sepenuhnya memahami perbedaan di antara keduanya. Didorong oleh kebutuhan penggunaan yang berbeda, kita dapat memilih Quick Assist dan Remote Desktop sesuai dengan kebutuhan penggunaan yang berbeda. Jadi, apakah ada perangkat lunak yang dapat memenuhi kedua kebutuhan sekaligus? Ya, ada. AnyViewer, perangkat lunak akses jarak jauh, dapat memenuhi kedua kebutuhan tersebut pada saat yang sama.
AnyViewer dapat terhubung dari jarak jauh dengan menyetel kode keamanan untuk akses tanpa pengawasan atau dengan menerima permintaan jika ada seseorang yang duduk di depan meja. Selain itu, AnyViewer merespons dengan cepat dan terhubung ke komputer lain dengan cepat. Dan AnyViewer mendukung beberapa versi Windows, seperti Windows 11/10/8.1/8/7 dan Windows Server 2019/2016/2012 R2. Ikuti saya dan ketahui dua metode AnyViewer.
Langkah 1. Instal dan jalankan perangkat lunak koneksi jarak jauh di komputer host (komputer jarak jauh) dan komputer klien. Untuk terhubung ke komputer jarak jauh dari perangkat iOS seperti iPhone 13, Anda dapat mengunduh AnyViewer untuk iOS dari Apple Store.
Langkah 2. Daftar untuk akun AnyViewer dan masuk ke akun yang sama di kedua komputer. Setelah masuk, PC akan ditetapkan ke akun secara otomatis.
Langkah 3. Di komputer lokal Anda, klik "Perangkat", klik kanan pada PC yang perlu Anda akses, lalu pilih "Kontrol satu klik".Kemudian, Anda dapat terhubung ke komputer jarak jauh dengan satu klik. Bukankah itu mudah?
Langkah 3. Kemudian Anda dapat masuk dari jarak jauh ke komputer melalui internet secara gratis dan Anda dapat melihat layar komputer jarak jauh serta menjalankan aplikasi di dalamnya.
Catatan: Jika Anda perlu mengakses PC teman untuk memberikan dukungan, Anda dapat memilih "Kirim permintaan kontrol".
Kesimpulan
Quick Assist vs Remote Desktop, mana yang lebih baik? Dari perbandingan mendetail, kami menemukan bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika Anda fokus pada memberikan bantuan atau menerima bantuan, Anda dapat memilih Quick Assist. Jika Anda hanya memperhatikan kendali jarak jauh, Remote Desktop lebih baik. Tentu saja, pilihan terbaik adalah AnyViewer, yang menutupi kekurangan kedua fitur tersebut serta mendukung bantuan teknis dan kendali jarak jauh pada saat yang sama.